PAK P0N TKJ

Senin, 21 November 2022

Materi Dasar Mikrotik

 Pelajari Materi Dasar Mikrotik




Mikrotik adalah sistem operasi yang berbasis perangkat lunak () yang dipergunakan untuk menjadikan komputer sebagai router sebuah jaringan. Mikrotik juga menggunakan sistem operasi berbasis Linux dan menjadi dasar .

       Kebutuhan akan internet menjadi hal yang sangat lumrah untuk ditemui pada kehidupan masyarakat di era teknologi digital saat ini. Banyak sekali opsi atau cara untuk membuat konfigurasi sistem operasi jaringan pada perangkat komputer. Mikrotik adalah salah satu cara untuk dapat mengembangkan paket layanan internet agar dapat digunakan dalam berbagai perangkat komputer yang tersedia.
Pada artikel kali akan membahas seputar apa itu mikrotik, sejarah, fungsi, jenis, cara kerja, hingga manfaatnya. Sehingga, anda memiliki pengetahuan mengenai dasar dalam pembuatan sistem operasi jaringan di tempat kerja maupun di rumah anda sendiri.
      Definisi dari Mikrotik
      Mikrotik adalah sistem operasi yang berbasis perangkat lunak (software) yang dipergunakan untuk menjadikan komputer sebagai router sebuah jaringan. Mikrotik juga menggunakan sistem operasi berbasis Linux dan menjadi dasar network router. Sistem operasi (OS) ini sangat cocok untuk membangun administrasi jaringan komputer yang berskala kecil hingga besar. 
Namun, hingga saat ini masih banyak orang yang salah memahami pengertian dari mikrotik dan router. Jika mikrotik adalah sebuah sistem operasi yang termasuk dalam golongan open source, maka router merupakan perangkat keras yang berfungsi sebagai penghubung antara dua jaringan atau lebih. Jadi, perbedaan yang paling mendasar adalah mikrotik sebagai software dan router berperan menjadi hardware.
     Sejarah
     Mikrotik sendiri merupakan nama perusahaan kecil yang berkantor di pusat negara Latvia, dan dibentuk oleh John Trully serta Arnis Riekstins. Sekitar tahun 1966, mereka berdua memulai dengan sistem operasi Linux dan MS DOS dan dikombinasikan dengan teknologi berbasis wireless (nirkabel) LAN atau WLAN Aeronet yang berkecepatan hingga 2 Mbps di Moldova.
Dan kemudian melayani sekitar lima pelanggan baru di Latvia. Seiring berjalannya waktu, prinsip dasar dari mikrotik bukan membuat wireless ISP (Internet Service Provider)  lagi. Akan tetapi, dapat membuat program router yang andal dan dapat dijalankan di seluruh negara. 
      Fungsi yang Dimiliki
      Setelah mengetahui sejarah singkat dari mikrotik, selanjutnya kita akan membahas mengenai fungsi – fungsi yang dimilikinya.

    1. Memberikan Sistem Otentikasi
Fungsi yang pertama, dipergunakan untuk membantu dalam memblokir situs yang mengandung konten yang dilarang tegas oleh undang – undang. Sehingga, program ini sangat mendukung untuk terciptanya internet positif sebagai langkah awal dalam mengurangi konten yang tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku.

    2. Konfigurasi Jaringan Lokal
Dengan menggunakan mikrotik, mampu untuk mengatur dan mengkonfigurasi LAN (Local Area Network) yang menggunakan PC Mikrotik Router OS dan hardware yang berspesifikasi lebih rendah.

    3. Untuk Pengelolaan Sistem Jaringan Internet
Fungsi yang ketiga adalah untuk jaringan internet secara lebih terpusat sehingga, administrator dapat melakukan pengelolaan dan manajemen data dengan lebih baik lagi.

    4. Berperan sebagai Hotspot
Fungi yang keempat, juga berperan sebagai hotspot, dimana akan sangat mudah untuk melakukan konfigurasi dan membagi bandwidth bagi setiap jaringan komputer. Selain itu, juga memiliki tugas untuk memisahkan bandwidth traffic (lalu lintas) data internasional dan lokal.

    5. Pembuatan PPPoE Server
Dan fungsi yang terakhir yaitu, digunakan untuk perangkat dalam pembuatan sebuah PPPoE Servers.
      Jenis Mikrotik untuk Kebutuhan Jaringan Komputer
      Setelah mengetahui setiap fungsi yang dimiliki oleh mikrotik, berikutnya masuk pada topik pembahasan mengenai jenis dari perangkat lunak berbasis sistem operasi jaringan ini yang terbagi menjadi dua jenis utama.
 
    1. Mikrotik RouterOS
Jenis yang pertama adalah mikrotik RouterOS, dimana sistem operasi yang dipakai berbasis UNIX dan memiliki kelebihan dan juga menyediakan fitur mulai dari paket router, bridge, firewall, proxy server, hotspot dan lain sebagainya. Cukup dengan menggunakan sebuah Operating System (OS) saja, anda sudah dapat dan mampu untuk membangun router sendiri. 

     2. RouterBoard
Jika sebelumnya, RouterOS memanfaatkan sistem operasi perangkat lunak, maka RouterBoard merupakan perangkat keras (hardware) yang dikembangkan oleh perusahaan Mikrotik. RouterBoard berukuran sangat kecil dan lebih praktis, kemudian anda juga dapat melakukan proses instalasi RouterOS pada RouterBoard yang telah terkonfigurasi dengan baik. 
RouterBoard terdiri dari sebuah processor, ROM, RAM, dan flash memory. Yang mana, harga di pasaran tidak terlalu mahal. Terkait dengan harganya sendiri rata – rata sekitar 600 – 800 ribu rupiah saja untuk pembelian perangkat RouterBoard. 

     Cara Setting Mikrotik yang Benar
     Penjelaskan secara singkat dan padat mengenai bagaimana proses untuk menghubungkan mikrotik dengan jaringan internet. Pertama, anda harus melakukan konfigurasi terlebih dahulu mengenai beberapa hal seperti, IP Address, default route, NAT Masquerade, DNS Server, DHCP Server, dan Bridging. 
     Setiap proses tersebut dilakukan dengan berurutan, mulai dari mengatur IP Address pada interface (antarmuka) yang terhubung dengan jaringan ISP. Setelah itu, anda dapat memasukkan IP dan coba lakukan test PING pada gateway atau alamat IP dari ISP.
Caranya sangat mudah, yaitu membuka sebuah menu terminal dan masuk pada mode CLI (Command Line Interface). Kemudian, anda dapat melakukan test PING kembali dan masukkan IP Address -nya. Langkah selanjutnya, melakukan konfigurasi pada default route dengan gateway alamat IP. Anda dapat membuka kembali terminal untuk menguji koneksi internet dan coba atur DNS Server dari Google. 
Langkah yang terakhir, anda dapat mengetikkan alamat IP dan centang checkbox yang bertuliskan “Allow”. Dan anda juga dapat menguji kembali dengan melakukan test PING kembali pada seluruh URL yang ada.
Manfaatnya apa saja?
Pada pokok bahasan yang terakhir, kami akan menjelaskan terkait dengan manfaat apa saja yang dapat diperoleh dari penggunaan mikrotik untuk membangun sistem administrasi jaringan secara virtual dengan efektif dan efisien.

1. Sebagai Internet Gateway pada Jaringan Lokal
Pertama, perangkat lunak ini dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa jaringan lokal (LAN) dengan internet. Router mikrotik juga berperan penting dalam mengatur arus lalu lintas data yang masuk maupun keluar. Selain itu juga memiliki tugas sebagai pengatur konten dari internet yang dapat diakses oleh client (pengguna).

2. Penghubung Antar Jaringan (Routing)
Routing sendiri merupakan fitur utama yang dipunyai oleh mikrotik. Fungsi dari penerapan routing adalah untuk menghubungkan beberapa jaringan serta menentukan jalur terbaik dan tercepat untuk sampai pada alamat perangkat komputer yang dituju. 

3. Sebagai Access Point
Mikrotik juga dilengkapi dengan berbagai fitur yang mendukung antarmuka berbasis wireless dan berfungsi sebagai Access Point pada jaringan WIFI (Wireless Fidelity). Contoh penerapannya dapat anda temui pada jaringan publik lokal seperti kantin, cafe, sekolah, kampus, hingga jaringan publik yang lainnya.

FTP SERVER

         FTP SERVER (FILE TRANSFER PROTOCOL)  

Cek paket : dpkg –l proftpd 

Langkah Konfigurasi :  

1. buat folder untuk meletakan semua file dan data pada ftp server. Kemudian tambahkan  hak akses untuk user ftp pada direktori tersebut  

:/home# mkdir share 

:/home # userdel ftp 

:/home # useradd –d /share/ ftp 

:/home # passwd ftp 

Buat beberapa folder dalam direktori ftp server, sebagai bahan pengujian.  /home/share/> #cd share/ 

2. Edit dan tambahkan script berikut di baris paling bawah dari file proftpd.conf.   # nano /etc/proftpd/proftpd.conf 

#. . .  

<Anonymous /home/share/> #direktori untuk ftp server 

User ftp  

</Anonymous>  

3. Restart service proftpd # /etc/init.d/proftpd restart 

Pengujian 

Jika alamat sub domain (subdomain.debian.edu)dari web browser di windows virtual box 

Untuk menguji, apakah ftp server berhasil atau tidak. Pergi ke alamat ftp.debian.edu melalui Web Browser. 



Senin, 07 November 2022

Topologi Jaringan

 TOPOLOGI JARINGAN


  1. Pengertan topologi jaringan

Topologi Jaringan adalah suatu metode untuk menghubungkan 2 komputer atau lebih, dengan menggunakan ( Kabel UTP, Fiber Optik ) maupun tanpa kabel (

Nirkabel ) sebagai media transmisi. Dalam hal ini akan sangat memungkinkan user bisa berkomunikasi dengan user yang lain dengan mudah walau berbeda tempat.


  1. Manfaat Perancangan Topologi Jaringan

Topologi jaringan menjadikan sebuah sistem networking menjadi lebih terstruktur, terancang dan jelas. Apa saja sih manfaat sebuah topologi jaringan ?


  1. Arah jalur internet menjadi jelas, jadi memudahkan network engineer untuk melakukan konfigurasi


  1. Dapat meminimalisir biaya instalasi jaringan, karena semua sudah dihitung dengan matang dalam topologi jaringan. Jadi minim kemungkinan perangkat kelebihan maupun kurang


  1. Memudahkan dalam maintenance maupun upgrade di sisi network engineer.

Karena semua telah terstruktur dengan rinci, pemberian label pada setiap kabel juga akan menjadi nilai plus.


  1. Penggunaan menjadi sangat mudah di sisi user. Semua bisa saling berkomunikasi dengan baik.


  1. Jenis – jenis Topologi Jaringan

Topologi Jaringan juga mempunyai beberapa jenis. Pemilihan sebuah topologi jaringan tergantung kebutuhan user. Mulai dari berapa perangkat yang akan

diinstalasi, jarak jangkauan suatu WiFi, berapa ruangan yang akan masuk dalam proses instalasi, dsb. Misalkan, membangun sistem jaringan di lab sekolah, berarti lebih cocok menggunakan topologi star.


Berikut adalah jenis – jenis topologi jaringan komputer


  1. Topologi Bus


  1. Topologi Star


  1. Topologi Ring


  1. Topologi Mesh


  1. Topologi Tree


Setiap jenis topologi jaringan diatas memiliki karakteristik yang berbeda. Apa saja sih yang membedakan ? Yuk simak penjelasannya


1. Topologi Bus



Topologi Jaringan Bus merupakan topologi jaringan yang pertama kali digunakan dalam mengubungkan komputer. Media transmisi yang digunakan berupa sebuah

kabel panjang dengan beberapa terminal yang nantinya akan terhubung ke masing – masing komputer, dan pada ujung kabel harus diakhiri dengan satu terminator.

Topologi jaringan ini sudah sangat jarang dipakai di suatu perusahaan maupun instasi karena resiko yang ditimbulkan terlalu besar. Mulai dari tingginya resiko

tabrakan data, dan jika ada suatu perangkat komputer yang rusak, maka jaringan langsung tidak bisa berfungsi sebelum diperbaiki.


Topologi Bus mempunyai beberapa karakteristik, yaitu


  1. Biaya yang murah dalam instalasi, karena hanya membutuhkan beberapa perangkat


  1. Proses instalasi mudah dan sederhana


  1. Node dihubungkan secara serial pada kabel, dan pada ujung kabel ditutup dengan terminator


  1. Tidak diperlukan sebuah HUB karena hanya butuh connector


  1. Jika salah satu perangkat ada yang rusak, maka seluruh jaringan dapat terjadi down, sehingga semua user tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut


Kelebihan Topologi Bus


  1. Sistem topologi yang sangat sederhana


  1. Biaya yang lebih murah dari pada topologi jaringan lainnya


  1. Membutuhkan kabel yang sedikit Kekurangan Topologi Bus

  1. Tidak cocok untuk penggunaan pada traffic yang padat


  1. Sulit dalam melakukan maintenance


  1. Koneksi lebih lambat dari pada topologi yang lain


2. Topologi Star


Topologi jaringan ini memiliki bentuk yang sama seperti bintang, dengan HUB sebagai media penghubung ke setiap perangkat komputer seperti gambar topologi star diatas. Topologi Star biasa digunakan dalam lab komputer di suatu sekolah.

Berikut ini adalah karakteristik Topologi Star,


  1. Semakin banyak perangkat user di topologi star yang terhubung dalam suatu HUB, maka kinerja jaringan akan menurun


  1. Setiap perangkat user akan berkomunikasi langsung dengan HUB


  1. Topologi star mudah untuk dikembangkan


  1. Jika salah satu perangkat user rusak maka jaringan masih bisa berjalan dengan baik


  1. Kabel UTP sebagai media transmisi Kelebihan Topologi Star

  1. Topologi star mudah dalam pengembangan suatu jaringan


  1. Topologi star minim trouble, jika ada perangkat user yang trouble, tidak akan mempengaruhi kinerja jaringan


Kekurangan Topologi Star


  1. Topologi star hanya memiliki 1 tumpuan, yaitu pada perangkat HUB, jika HUB mengalami trouble, maka akan berpengaruh ke semua perangkat user yang berada dalam topologi star


  1. Biaya yang relatif mahal, karena membutuhkan banyak kabel yang dihubungkan dari HUB ke perangkat user


  1. Jumlah port yang terbatas pada HUB


3. Topologi Ring


 

Topologi ring digunakan dalam jaringan dengan performa yang tinggi, karena membutuhkan bandwidth yang besar untuk beberapa fitur yang digunakan. Pada topologi ring, masing-masing titik memiliki fungsi sebagai repeater.


Karakteristik topologi ring antara lain :


  1. Titik-titik dihubungkan secara serial di sepanjang kabel, dengan bentuk jaringan menyeruoai cincin.


  1. Tipe kabel yang biasa digunakan adalah kabel UTP


  1. Trouble yang dihadapi mirip dengan topologi bus, yaitu apabila satu titik rusak maka seluruh titik tidak dapat berkomunikasi dalam jaringan itu.


  1. Paket-paket data dapat mengalir dalam satu arah sehingga collision dapat dihindarkan


Kelebihan Topologi Ring


  1. Waktu lebih optimal dalam mengakses suatu data


  1. Data mengalir dalam satu arah sehingga minim terjadi collision


  1. Kualitas aliran data lebih cepat karena dapat melayani data secara fleksibel


  1. Dapat melayani aliran lalulintas data yang padat, karena data dapat bergerak secara fleksibel


Kekurangan Topologi Ring


  1. Sulit melakukan Konfigurasi Ulang


  1. Menambah atau mengurangi komputer akan membuat jaringan kacau


  1. Apabila terdapat salah satu komputer yang tidak berfungsi, maka akan mempengaruhi jaringan secara keseluruhan.


  1. Topologi Mesh



Topologi mesh adalah gabungan dari topologi ring dan topologi star. Secara

pengertian topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat/pc dimana masing-masing perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainya dalam jaringan.


Karakteristik Topologi Mesh


  1. Susunan pada setiap peralatan yang ada didalam topologi mesh saling terhubung satu sama lain


  1. Jika peralatan banyak akan sangat sulit untuk melakukan maintenance pada topologi mesh


Kelebihan Topologi Mesh


  1. Keuntungan utama topologi mesh memiliki backup jalur


  1. Troubleshoot yang mudah Kekurangan Topologi Mesh

  1. Topologi mesh memerlukan biaya yang mahal


  1. Instalasi dan maintenance topologi mesh yang sulit apabila terjadi kerusakan


5. Topologi Tree


 

Topologi tree merupakan gabungan dari beberapa topologi star yang dihubungkan dengan topologi bus. Topologi tree merupakan topologi jaringan yang banyak

digunakan saat ini, karena topologi tree memiliki sistem yang mudah untuk manajemen jaringan. Topologi tree merupakan topologi jaringan yang kompleks, karena topologi tree biasanya digunakan untuk sistem jaringan utama.


Kelebihan Topologi Tree


  1. Mudah untuk troubleshooting pada topologi tree


  1. Mudah melakukan re-topologi Kekurangan Topologi Tree

  1. Memerlukan banyak kabel


  1. Sering terjadi collision & lambat


  1. Jika terjadi gangguan pada jaringan pusat maka jaringan dibawahnya akan ikut terganggu


6. Topologi Hybrid



Merupakan sebuah topologi jaringan baru, yang tercipta antara beberapa topologi jaringan yang berbeda jenis. Topologi Hybrid terlihat lebih rumit karena merupakan gabungan dari topologi jaringan yang berbeda jenis. Contoh nya adalah gabungan antara topologi tree, star, dan mesh.


Kelebihan Topologi Hybrid :

  1. Dapat digunakan di lingkungan yang digunakan


  1. Jika salah satu titik mengalami gangguan tidak akan mempengaruhi kinerja titik yang lain

  2. Kecepatan transfer data lebih cepat Kekurangan Topologi Hybrid :

  1. Topologi memerlukan biaya yang cukup mahal


  1. Proses pengolahan yang cukup rumit


  1. Instalasi dan konfigurasi rumit



Kamis, 27 Oktober 2022

Routing Dinamis

  dewaweb-new-blog-panduan-lengkap-perbedaan-routing-statis-dan-dinamis-1



1. Perbedaan routing dinamis dan statis


Routing Statis 

a. Berfungsi pada protokol IP

b. Tabel routing dibuat dan di hapus secara manual oleh administrator

c. router tidak dapat membagi informasi routing

d. Microsoft mendukung multi-homed system seperti router

e. Tidak menggunakan protokol routing



contoh-routing-statis



Router Dinamis a. Berfungsi pada inter-router protokol b. Tabel router dibuat dan dihapus secara dinamis oleh router c. router membagi informasi routing secara otomatis d. Terdapat protokol routing, seperti RIP atau OSPF e. microsoft mendukung RIP untuk IP dan IPX/SPX


Screenshot_2021-03-21-22-36-50-61_ee92dd2796c5abdb79ebb8cb6a3579d6

2. Apa itu tabel routing Tabel routing berisi informai yang digunakan switching untuk memiliki rute mana yang terbaik.Tabel routing menggunakan beberapa pengukuran yang berbeda untuk mernghasilkan rute yang terbaik. 3. Jelaskan istilah dalam routing berikut A. BGP (Border Gateway Protocol)

bgp

     *Border Gateway Protocol (BGP) adalah sebuah sistem antar autonomous routing protocol.
       *Sistem autonomous adalah sebuah jaringan atau kelompok jaringan di bawah administrasi umum dan dengan kebijakan routing umum.
       *BGP digunakan untuk pertukaran informasi routing untuk Internet dan merupakan protokol yang digunakan antar penyedia layanan Internet (ISP).     *Pelanggan jaringan, seperti perguruan tinggi dan perusahaan, biasanya menggunakan sebuah Interior Gateway Protocol (IGP) seperti RIP atau OSPF untuk pertukaran informasi routing dalam jaringan mereka.Pelanggan menyambung ke ISP, dan ISP menggunakan BGP untuk bertukar pelanggan dan rute ISP . Ketika BGP digunakan antar Autonom System (AS), protokol ini disebut sebagai External BGP (EBGP). Jika penyedia layanan menggunakan BGP untuk bertukar rute dalam suatu AS, maka protokol disebut sebagai Interior BGP (IBGP). B. RIP (Routing Information Protocol)

rip_topology

Salah satu jenis protokol routing dinamis yang sering digunakan dalam jaringan LAN (Local Area Network) dan WAN (Wide Area Network). RIP merupakan yang cara kerjanya menghitung jumlah hop sebagai routing metric dan menggunakan algoritma distance vector. Pada routing RIP juga memiliki jumlah maksimum hop yang terhitung yaitu 15 hop. Setiap routernya saling menukar informasi ketika sudah 30 detik melalui port UDP 520. C. IGRP (Interior Gateway Routing Protocol)

IGRP

Protocol ini tercipta untuk mengatasi kekurangan hop pada protocol RIP yang hanya bisa menggunakan 15 hop, Jumlah hop maksimum pada IGRP adalah 255 hop. Protocol ini diciptakan resmi oleh perusahaan jaringan terkenal Cisco.IGRP adalah protocol routing dinamis yang menggunakan sistem AS (Autonumous System) yang bisa menentukan penjaluranya berdasarkan system, interior maupun exterior. D. EIGRP (Enchanced Interior Gatway Routing Protocil)

eigrp1

Merupakan hasil pengembangan dari routing ptotokol pendahulunya yaitu IGRP yang keduanya adalah routing pengembangan dari CISCO. Pengembangan itu dihasilkan oleh perubahan dan bermacam-macam tuntutan dalam jaringan Skala jaringan yang besar. EIGRP menggabungkan kemampuan dari Link-State Protokol dan Distance Vector Protokol, terlebih lagi EIGRP memuat beberapa protocol penting yang secara baik meningkatkan efisiensi penggunaannya ke routing protocol lain. E. OSPF (Open Short Path First)

ospf

OSPF merupakan sebuah routing protokol yang hanya dapat bekerja dalam jaringan internal di mana masih memiliki hak administrasi terhadap jaringan tersebut. OSPF juga merupakan routing protokol yang berstandar terbuka, yaitu routing protokol ini bukan ciptaan dari vendor manapun. Dengan demikian, siapapun dapat menggunakannya, perangkat manapun dapat kompatibel dengannya, dan dimanapun routing protokol ini dapat diimplementasikan. OSPF menggunaka
n protokol routing link-state, yang memiliki titik berat pada kinerja processor, kebutuhan memori dan konsumsi bandwidth. F. VLSM (Variable Length Subnet Mask)

.html/

VLSM adalah pengembangan mekanisme subneting, dimana dalam VLSM dilakukan peningkatan dari kelemahan subneting klasik, yang mana dalam clasik subneting, subnet zeroes, dan subnet-ones tidak bisa digunakan. selain itu, dalam subnet classic, lokasi nomor IP tidak efisien. Pada metode VLSM subnetting yang digunakan berdasarkan jumlah host, sehingga akan semakin banyak jaringan yang akan dipisahkan. Tahapan perhitungan menggunakan VLSM IP Address yang ada dihitung menggunakan CIDR selanjutnya baru dipecah kembali menggunakan VLSM. Maka setelah dilakukan perhitungan maka dapat dilihat subnet yang telah dipecah maka akan menjadi beberapa subnet lagi dengan mengganti subnetnya.